Cara Memilih Kamera untuk Non Fotografer

Teknologi

Bicara soal foto yang baik, gak akan bisa lepas dari kamera yang dipakai. Ada yang bilang, yang penting itu bukan alat (kamera) tapi orang di baliknya. Namun, tidak sedikit juga yang mengatakan sebaliknya.

Kalau untuk fotografer profesional, kamera biasa pun mungkin bisa menghasilkan foto ciamik.

Namun gimana kalau orang awam kayak kita? Apakah perlu beli kamera yang punya fitur keren atau kamera biasa pun tetep bisa kita pakai?

Tips dan Trik ID kali ini mau membagi tips cara memilih kamera untuk non fotografer alias orang awam. Kita butuh kamera untuk berbagai alasan, salah satunya untuk dokumentasi jalan-jalan atau juga acara penting lainnya. Apakah perlu kamera DSLR atau mirrorless? Ataukah kamera hape aja sudah cukup?

Pahami Kebutuhan Dulu – Beda Kebutuhan, Beda Kamera

Paling pertama peru dipahami adalah bahwa setiap jenis kamera memiliki fitur berbeda. Selain itu, masing-masing punya fungsinya masing-masing.

Jika ingin beli kamera, yang paling pertama perlu diperhatikan adalah KEBUTUHAN kamu.

Sudah barang tentu, fotografer profesional memiliki kebutuhan berbeda dengan amatiran alias awam seperti kita. Mereka membutuhkan kamera yang bisa menunjang pekerjaan mereka. Beda dengan kita yang membutuhkan kamera hanya untuk kegiatan sehari-hari kita.

Okay, sekarang kita bahas bagaimana cara memilih kamera yang tepat untuk traveling untuk orang awam seperti kita yuk.

Cara Memilih Kamera untuk Non Fotografer – Apalagi Kalau Buat Traveling

Bagi orang awam seperti kita, ketika jalan-jalan, kamera berfungsi untuk koleksi pribadi atau setidaknya untuk diupload di Instagram kita. Beda dengan yang sudah profesional – bisa jadi mereka butuh untuk menambah portfolio foto mereka.

Baca juga: Tips Menjadi Selebgram (Instagramers Terkenal)

Kita langsung saja bedah satu-satu cara memilih kamera untuk non profesional saat traveling.

1. Cari Kamera yang Ringkas atau Compact

Jelas ini menjadi alasan utama dalam memilih kamera untuk traveling. Kita kan tidak mau perjalanan kita ribet dengan kamera DSLR yang besar dan berat .

Bisa jadi, karena kita membawa kamera yang bikin ribet seperti DSLR ini, saat kita sampai tempat tujuan wisata, kita malah meninggalkannya karena ribet dan malas membawanya. Bahkan akhirnya kita mengunakan kamera di smartphone kita.

Banyak handphone yang sekarang sudah menyematkan kamera dengan beragam fitur mirip dengan DSLR kok.

cara memilih kamera untuk non fotografer

Tips memilih kamera untuk non fotografer: Pakai handphone juga sudah oke loh sebenarnya. Bisa dimaksimalkan.

2. Tips Memilih Kamera Berikutnya adalah: Cari Kamera yang Ringan

Kalau di atas lebih bicara soal bentuk kamera yang cocok untuk traveling, tips berikutnya bicara tentang berat. Kamera compact belum tentu memiliki berat yang enak dibawa ke mana-mana.

Kalau kita traveling kan inginnya seharian, gak hanya 2-3 jam kemudian balik ke hotel. Setuju? Entah itu di pantai, gunung atau kota-kota yang kita anggap menarik. Bahkan biasanya kita sudah membuat itinerary perjalanan kita di awal kan.

Anggap saja kita membawa kamera yang beratnya hanya 300 gram. Ringan kan? Ringan banget. Namun, coba rasakan lagi setelah 6 jam menggantung di leher kita selama perjalanan.

Yang ringan bisa jadi terasa beban 2 kilogram setelah beberapa waktu.

Kalau sudah gitu, bukannya kita senang-senang, malah jadi bete selama perjalanan. Sayang kan jadinya, tidak menikmati.

cara memilih kamera untuk non fotografer pas traveling

Kebayang gak kalau leher kita bawa kamera segede ini berjam-jam. Makanya cara memilh kamera untuk non fotografer juga harus perhatikan berat kamera

3. Pilih Kamera yang Tidak Terlalu Banyak Tombol

Tips memilih kamera untuk traveling berikutnya sebenarnya agak nyeleneh nih. Kenapa? Karena pengalaman narasumber sebagai tukang foto. Sesekali mau juga kan tukang fotonya ikut dalam foto.

Kalau sebagai fotografer, tentunya sudah biasa dengan tombol-tombol kamera yang beragam dan fungsi masing-masing tombol. Namun, untuk orang awam – non fotografer, tombol itu bisa bikin pusing.

Kenapa kita sebagai traveler (plus fotografer) harus siap dengan kamera yang tidak punya banyak tombol, biar nanti kalau meminta tolong orang lain untuk fotokan, hasilnya juga akan bagus. Karena cukup satu tombol otomatis saja, orang awam sekalipun sudah bisa menghasilkan foto yang bagus.

4. Pilih Kamera yang Punya Auto Focus Bagus

Banyak kamera yang sekarang ini memiliki fitur auto focus. Namun tidak jarang juga kamera yang mewajibkan penggunanya untuk mengatur manual.

cara memilih kamera untuk non fotografer

Cari kamera untuk non fotografer – cari saja yang auto focus

Karena kurangnya pengalaman – dibanding fotografer pengalaman – kita jadi menghabiskan waktu terlalu lama dalam mengatur fokus foto kita. Akhirnya hal ini akan membuat waktu terbuang percuma dan perjalanan jadi lama.

Sama seperti nomor 3, carilah kamera traveling yang punya auto focus yang bagus. Rata-rata handphone sekarang sudah memiliki fitur ini. Salah satu yang disarankan narsum adalah menggunakan handphone Samsung atau iPhone. Keduanya sudah cukup terkenal untuk foto yang dihasilkan.

5. Tips Terakhir: Hindari Memilih DSLR

Loh? Kenapa harus dihindari? Bukannya DSLR itu bagus? Well, menurut narsum, sekarang ini sudah jamannya kamera mirrorless. Untuk traveling, kamera yang cocok untuk non fotografer itu sudah cukup mumpuni menggunakan kamera mirrorless ini.

 

Kamera mirrorless itu lebih kecil, ringkas dan ringan. Sehingga semua tips memilih kamera traveling di atas juga sudah terpenuhi.

Namun, kamera mirrorless itu kamera cabe rawit. Kamera kecil dengan fitur yang mumpuni seperti dalam DSLR.

Kesimpulan

Tips cara memilih kamera untuk non fotografer terutama untuk yang mau traveling di atas memang kembali ke masing-masing sendiri. Namun, kiranya point-point yang disebutkan oleh narsum bisa jadi point pertimbangan. Terutama kalau kita traveling ya.

Kenapa? Biar perjalanan wisata kita juga jadi menyenangkan. Kamu ada tips lainnya dalam mencari kamera untuk non fotografer? Share di kolom komentar ya.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.